Friday, March 27, 2015

Badan Fit dengan Madu dan Jeruk Nipis

NAMA penyanyi hip-hop, Joshua Matulessy alias JFlow di dunia musik Indonesia tak asing lagi. Suara khas yang slow membuat dia berhasil merilis dua album dalam bahasa Inggris, Facing Your Giants (2008) dan DreamBrave (2012).

Beberapa lagunya juga dipakai sebagai soundtrack game online lokal maupun Amerika Serikat (AS). "Syukurlah, perjuangan saya tidak sia sia. Ini berkat kerja keras dan latihan terus," kata JFlow seusai tampil pada Jazz Festival di Grand City lalu.

Kendati sudah berhasil, pemuda kelahiran 8 April 1980 tersebut terus melatih suaranya agar tetap merdu. "Saya punya rahasia suara merdu secara turun-menurun. Saya konsumsi madu dan jeruk nipis setiap pagi," jelasnya. Selain badannya segar, dia menyatakan bahwa suaranya ringan dan segar karena dirinya rajin minum madu plus jerus nipis. Jadi, dia mampu mencapai nada-nada tinggi dengan baik.

Apalagi, genre musik hip-hop dan rap memerlukan suara cepat. "Manfaat lainnya, saya jarang sakit sehingga bisa terus berkarya," katanya. Menurut dia, selain memanfaatkan ramuan tradisional, dia terus meningkatkan kualitas suara dengan latihan vokal. "Itu harus dijalankan agar Anda menguasai teknik bernyanyi yang benar. Saya juga memperhatikan makanan dan minuman yang harus dihindari. Misalnya, makanan mengandung lemak dan pedas," urainya. (han/c1/ono/jpnn)
Read more ...

Friday, March 20, 2015

Pentingnya USG Dini bagi Ibu Hamil

PEMERIKSAAN ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil secara rutin sejak dini sangat diperlukan. Selain melihat perkembangan janin, tindakan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika ada kelaianan atau masalah pada janin dan ibu.

"Dengan melakukan USG tiap bulan sejak awal kehamilan, bisa dilihat perkembangan dan kelainan atau masalah yang muncul di rahim. Dengan demikian, ibu bisa berkonsultasi dengan dokter dan segera dilakukan tindakan yang tepat," papar dr Agus Harianto SpA(K), spesialis anak RSUD dr Soetomo, kemarin (19/3).

Agus menjelaskan, pemantauan kondisi janin secara berkala memang sangat dianjurkan. Baik yang dilakukan oleh bidan maupun dokter.

Dengan begitu, jika terjadi kelainan dan masalah, bisa segera diambil tindakan yang tepat bagi ibu maupun janin. Termasuk untuk menyelamatkan nyawa keduanya.

Kelainan yang bisa dideteksi dini melalui tindakan USG, antara lain, kelainan perkembangan janin, seperti kecacatan dan kembar siam. Bisa juga diketahui kondisi rahim, air ketuban, dan plasenta. Setelah melihat kelainan atau masalah yang timbul, biasanya dokter akan memberi tahu ibu hamil dan suaminya tentang masalah yang muncul dan memaparkan tindakan yang harus dilakukan.

"Ada beberapa kasus kelainan pada janin maupun rahim yang bisa mengancam jiwa janin maupun ibu. Kebanyakan masalah terjadi pada janin," ujar Agus. (nur/c1/iku/jpnn)
Read more ...

Powered By Blogger |   Designed By Blogger Templates
DMCA.com