Friday, May 8, 2015

Bayi Wajib Imunisasi Hepatitis B

Untuk menekan jumlah penderita dan korban meninggal akibat penyakit hepatitis, imunisasi menjadi satu di antara upaya yang digalakkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim. Semua bayi yang lahir diharapkan mendapatkan imunisasi hepatitis B. Tujuannya mencegah penularan secara menurun dari orang tua mereka.

Saat ini, jumlah penderita hepatitis di Jatim terbilang tinggi. Sebagian besar merupakan penderita hepatitis B. Perbandingannya, sepuluh persen dari jumlah penduduk Jatim menderita hepatitis B. Dari jumlah tersebut, sepuluh persen di antaranya dalam keadaan kronis. Sedangkan, sebanyak 20 persen meninggal dunia.

Kepala Dinkes Jatim dr Harsono mengatakan, sebetulnya program ini telah lama ada. Yaitu, sejak 1997 melalui program imunisasi hepatitis B pada bayi yang baru lahir. Kemudian, pada 2014, program tersebut disempurnakan dengan adanya imunisasi pentavalen. Namun, hal itu hanya dilakukan di sembilan provinsi di Indonesia. Kini, hal tersebut dilakukan juga di seluruh provinsi di Indonesia dan dapat diakses di puskesmas. "Satu di antara konsentrasi kami dalam menekan penularan hepatitis pada bayi ini melalui imunisasi. Sebab, upaya antisipasi dan pengendalian pada usia mereka lebih mudah," tegasnya.

Dari enam jenis virus hepatitis, hepatitis A, B, C, D, E, dan G, yang paling sering terjadi di Indonesia adalah hepatitis A, B, dan C. Hepatitis A sering muncul sebagai kejadian luar biasa (KLB). Biasanya sering terjadi di pondok pesantren. Biasanya, jika seorang santri terkena hepatitis A, seluruh penghuni pondok pesantren itu akan mengalami hepatitis A. Sebab, penularan virus ini terjadi secara fecal oral (melalui anus dan mulut). Namun, penyakit ini bersifat akut dan dapat sembuh sempurna dengan sendirinya.

"Sedangkan, hepatitis B dan C ditularkan secara parenteral (pembuluh darah). Virus ini dapat menjadi kronis hingga menyebabkan sirosis (pengerutan liver) hingga menyebabkan suatu keganasan (kanker hati)," jelasnya. Karena itu, agar terhindar dari penyakit hepatitis, Harsono mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta imunisasi. (nur/c2/iku/jpnn)
Read more ...

Powered By Blogger |   Designed By Blogger Templates
DMCA.com