![]() |
| Menghilangkan karang gigi |
Dalam dunia kedokteran, keluhan bau mulut dikenal dengan istilah halitosis. Penyebab halitosis sebanyak 80 persen dari rongga mulut dan 20 persen karena masalah pencernaan. Halitosis sendiri ada yang bersifat fisiologis (wajar) dan patologis (penyakit).
Halitosis yang bersifat fisiologis tidak membutuhkan perawatan khusus. Contoh dari halitosis fisiologis adalah morning breath, yaitu bau napas pada saat bangun pagi. Bau napas pada kondisi itu disebabkan tidak aktifnya otot-otot di rongga mulut dan berkurangnya aliran saliva (air ludah) ketika tidur. Hal itu dapat diatasi dengan hanya mengunyah, berkumur atau menyikat gigi. Sedangkan pada halitosis bersifat patologis, ada faktor penyebab timbulnya bau mulut yang harus diatasi khusus agar keluhan itu hilang.
Ada Banyak Penyebab Ada beberapa penyebab bau mulut. Di antaranya, karang gigi. Karang gigi bisa timbul akibat pembentukan garam yang disebabkan pertemuan air liur yang bersifat basa dengan sisa-sisa makanan yang bersifat asam.
Selain itu, bisa disebabkan oleh gigi berlubang yang akan mening katkan risiko adanya sisa makanan pada rongga mulut dan infeksi oleh bakteri.
Juga, kebersihan mulut yang tidak terjaga dan mengonsumsi makanan, seperti, bawang putih, bawang merah, petai. Kandungan makanan tersebut dapat terserap ke dalam aliran darah selama pencernaan.
Salah satu solusi awal yang tepat untuk mengeliminasi bau mulut adalah dengan membersihkan karang gigi.

No comments:
Post a Comment