Sunday, September 14, 2014

Tingginya Angka Kematian Ibu di Gresik

GRESIK – Tingkat kematian ibu melahirkan di Gresik masih tinggi. Itu terpotret dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik selama tiga tahun terakhir. Penyebab terbanyak adalah tekanan darah ibu yang tinggi. Baik sebelum maupun semasa kehamilan.

Berdasar data tersebut, pada 2012 terdapat 5.758 ibu hamil yang termasuk risiko tinggi. Di antara jumlah tersebut, 15 orang meninggal dunia. Jumlah ibu yang meninggal dunia lebih banyak pada 2013. Yakni, 22 orang di antara 4.467 ibu hamil yang termasuk risiko tinggi. Sementara itu, hingga Juni tahun ini, ada 12 di antara 2.239 ibu hamil berisiko tinggi yang meninggal dunia.


"Ada banyak faktor ibu hamil dikategorikan risiko tinggi," jelas Kepala Dinas Kesehatan dr Soegeng Widodo. Bisa karena menderita penyakit diabetes melitus ataupun tekanan darah tinggi. Baik sebelum maupun selama masa kehamilan. Faktor lain adalah terlalu sering melahirkan, usia ibu terlalu muda, atau malah sudah tua.

Bila masuk kehamilan risiko tinggi, lanjut Soegeng, ibu perlu memeriksakan kesehatannya secara rutin ke dokter. Dengan begitu, kemungkinan terjadinya komplikasi bisa dicegah. "Toh, ini kan demi kesehatan ibu dan bayinya juga," paparnya.

Soegeng membantah bahwa tingginya angka kematian ibu hamil disebabkan kurangnya pelayanan kesehatan di Gresik.

Pihaknya sudah mengimbau ibu hamil agar rajin memeriksakan kandungan. Selain itu, di setiap desa ada kader kesehatan. Tugas kader kesehatan adalah mendampingi ibu hamil setiap hari. Di masing-masing desa terdapat sekitar 30 kader kesehatan. "Para kader ini telah mendapatkan bantuan anggaran dari pemkab," ucapnya.

Ketika masuk masa persalinan, ibu hamil yang berisiko tinggi wajib datang ke rumah sakit (RS) terdekat. Dengan persalinan tepat dan terencana, kematian ibu dan bayi bisa diminimalkan. "Tak perlu takut biaya. Ke RS swasta juga tidak apa-apa karena sudah ada kesepakatan terkait uang muka," kata Soegeng. "Rumah sakit tak boleh menolak pasien," lanjutnya. (zuk/c7/ai)

Share This Post →

No comments:

Post a Comment

Powered By Blogger |   Designed By Blogger Templates
DMCA.com